November 1, 2007...11:11 pm
di gerbong kosong kereta
Jump to Comments
belum lama aku duduk ketika tangan mungil itu menyentuh pundakku.
“untuk makan kakak”, katanya memelas dengan tangan menengadah.
lebam dimata kirinya mencabik hatiku.. “duniamu lebih kejam dari duniaku dik.”
sekejap terlintas masa kecilku saat bisa mencium hangat ketiak bunda..
saat manjaku memohon peluknya..
saat tangis cengengku merekatakan lembut tangannya, membesarkan keberanianku.
“kaurasakan itu dik?!” kurasa tidak, lebam dimata kirimu telah bercerita pada runtuhan hatiku..
Leave a Reply